GABUS kampung budaya

pergulatan budaya perkampungan Gabus memaknai tanda-tanda zaman

Label

  • Catatan Budaya
  • Hikayat
  • Kegiatan Budaya
  • Kelompok Seni dan Budaya
  • Wong Gabus

Senin, 20 Agustus 2012

PAGUYUBAN SEDULUR ASIH


Diposting oleh Komunitas Jemuwah Wage Gabus di 08.00 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Label: Kelompok Seni dan Budaya
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Jumlah kunjungan

Tentang pengelola

Foto saya
Komunitas Jemuwah Wage Gabus
Lihat profil lengkapku

Entri Populer

  • Festival Pasar Gabus, Upaya Tumbuhkan Kantung Budaya
      PATI--MICOM: Upaya membentuk kawasan yang menjadi kantung budaya, seperti yang dilakukan pengiat kesenian di Gabus, Kabupaten Pati, Jawa...
  • Bancakan Pojok Lor Pasar Gabus
    Dalam rangka selamatan Sedekah Bumi, reresik bumi gabus supaya Desa Gabus selalu dalam lindungan Tuhan YME, mendapatkan rejeki yang berkecuk...
  • PAGUYUBAN SEDULUR ASIH
  • PUTUT PUSPITO EDI
    pelukis sekaligus juga tukang tiup suling di kelompok musik "gagego musik kampung"... lukisannya sudah sering dipamerke di ajang p...
  • GEMBOENG PRAHARA
    pendemen rokok mild sing iwut ngarak sesaji kanggo tentreme bumi gabus ini lahir dan tumbuh remaja di gabus, setelah itu mencoba melangla...
  • S BUDI UTOMO
    dia salah satu produk budaya yang tumbuh di desa gabus yang sekarang masuk dalam lingkungan teknokrat muda sebagai dosen di salah satu pergu...

Arsip Blog

  • ▼  2012 (6)
    • ▼  Agu (1)
      • PAGUYUBAN SEDULUR ASIH
    • ►  Jun (1)
    • ►  Mar (2)
    • ►  Feb (1)
    • ►  Jan (1)
  • ►  2011 (24)
    • ►  Des (3)
    • ►  Nov (21)

Langganan

Postingan
Atom
Postingan
Semua Komentar
Atom
Semua Komentar
Tema PT Keren Sekali. Diberdayakan oleh Blogger.